Rabu, Januari 27, 2010

"Kaos Garuda" Armani Exchange



Awal pekan ini, kaos bergambar mirip Burung Garuda ini ramai diperbincangkan di sejumlah forum di Indonesia. Armani Exchange sendiri sempat menyatakan bahwa gambar burung Garuda yang melekat pada kaos itu adalah burung Elang versi militer.

Pada Selasa, 26 Januari 2010 pagi, kaos bergambar mirip Garuda Pancasila itu telah hilang dari laman resmi Armani Exchange. Santos mengatakan kontroversi yang muncul seputar desain tersebut menjadi perhatian Armani Exchange. Dia juga mengaku bahwa kaos itu telah dihapus dari laman Armani Exchange segera setelah isu merebak.

Kemiripan elang militer Armani dengan Garuda bukan hanya di segi bentuk, namun juga detailnya. Dua burung itu sama-sama memiliki 17 bulu di sayap, delapan bulu ekor, dan total 45 bulu di badan.

Selain bulu, perisai di dada elang Armani juga mengingatkan pada perisai yang ada di Burung Garuda. Gambar kepala banteng dan pohon beringin tidak ada pada model kaos milik Armani berganti menjadi huruf X dan A.

Sementara gambar padi dan kapas yang melekat pada model kaos masih terlihat samar-samar. Gambar bintang segi lima dipertahankan Armani.Lambang elang pada bagian depan kaos, juga menghadap ke arah yang sama seperti lambang resmi negara Indonesia. Namun elang di bagian belakang kaos, menghadap posisi sebaliknya.

Kaus yang menghebohkan itu dijual seharga USD42 per buah.
Untuk harga promosi, Armani Exchange menjualnya dengan harga USD29 atau sekira Rp260 ribu.


Rumah desain Armani Exchange meminta maaf atas penggunaan gambar mirip lambang Indonesia, Garuda Pancasila, di salah satu kaos mereka.

"Kami meminta maaf atas segala keberatan yang timbul akibat desain ini," ujar Ric Santos dari Armani Exchange melalui surat elektronik yang diterima VIVAnews, Rabu, 27 Januari 2010, dini hari.

Read More......