Jumat, Maret 28, 2008

Narkoba disekitar kita

Kmaren pagi sepulang dari anterin mak-nya raihan kerja, seperti biasa
ayah nemenin raihan olah raga pagi...lari2 sambil maen bola. Dilapangan yg ramai orang2 berolahraga itu ad anak2 remaja berpakaian gaya rocker gitu deh..celana ketat, rambut gondrong awut2an sambil ad yg megang okulele, kupingnya ditindik trus ditangannya ad besut2 kayak bekas luka2 narkoba gitu iih serem..mereka berjumlah 4orang duduk dipojokan dekat generator gedung sambil merokok santai..
nampaknya baru pulang konser kali yah..

Dan baru sebulan yg lalu tmen kerja ayah yg lagi pesta kanabis bareng tmen2nya kena geb' polisi ditambah lagi Sekarang istrinya minta PHK karena ga mo punya laki dikasi hotel prodeo.

Beberapa tahun lalu jg ad tmen ayah yg ampir mati OD, pagi sehabis pulang dari gemerlap malam...untuk yang kedua kalinya syukur stelah kejadian itu dia langsung tobat karena tmennya yg satu angkatan bergajulan dia dulu,skarang dah dimakan ulet tanah karena lupa bertobat.

Sodara2 ayah juga ad yg game over kena HIV karena narkoba ini. ga munafik ayah jg pernah nyobain yg kelas teri kayak ubas, chimenk ama inek ...tapi rasanya asli ga enak2 amat! jadi ya ga diterusin deh tapi anehnya ko orang2 itu smua pad seneng yah?
kata ayah mah masi enakan maen PS (Play syeton) lebih seru.hi..hi


Begitu banyak berita2 tentang narkoba dimana2 bahkan disekitar kita
anak2 tetangga kita, tmen2 bahkan mungkin kluarga kita sendiri menjadi korban.
merambah seluruh lapisan masyarakat baik anak kecil hingga dewasa,
dari penganguran, kantoran, aparat sampe pejabat DPR, dari orang biasa
sampe artis2..semakin taon semakin meningkat..weleh weleh..

Menurut BNN sejak taon 2003 hingga November 2007 peredaran narkoba tercatat
77.200 kasus padahal taon 2005 16.250 kasus. mulai dari es-ed sampe dengan
perguruan tinggi dan terbanyak adalah diusia diatas 29 tahun ( mungkin ini
fase2 memasuki masa strees,yang blom nikah mikir dah kebelet aja,
yg dah nikah mikir mpanin anak-istri, yg penganguran mikir masa depan ga jelas,
yg kerja juga mikir ga mencukupi )

kenapa Narkoba susah diberantas?
Jangan tanya kepada pemerintah knp bisa begitu?
apalagi tanya ama raihan karena ayah aj jg bingung...

Dalam liputan6 SCTV diberitakan pengguna narkoba diJakarta 1,5 juta Orang!
dengan nilai transaksi 7 milliar untuk seiIndonesia transaksi narkoba perhari
adalah mencapai 19 milliar! Benar2 bisnis yg menggiurkan...
Ternyata Bangsa Indonesia masih banyak duit-kan? bisa belanja Narkoba sehari
ampe segitu banyaknya.

jangan kita tidak peduli karena keluarga kita ato orang2 dekat kita
blom mengalami..( smoga tidak akan, Ya Allah lindungilah kami)

Hati2 dan waspadailah anak2 kita, generasi masa depan penerus kita nanti!








2 komentar:

  1. Yah, It's Indonesia boz...
    Pokoke yang aneh-aneh pasti ada di negeri yang katanya Zamrud Khatulistiwa ini, kan?...
    Ada yang buang duit jutaan cuman buat musain nafsu setan, ada juga yang ngemis-ngemis lesehan di terminal buat sebungkus nasi...
    Indonesia dalah negara Ironi!

    BalasHapus
  2. tidak ada asap kalo tidak ada api. itu pula yang terjadi dengan maraknya peredaran barang setan tsb. yang jelas itu adalah kesalahan jama'ah, termasuk kesalahan kita yang super cuek.
    saya teringat dengan Bill Beausay-seorang penulis buku mengenai kehidupan remaja-. Ia menceritakan suatu ketika seorang Pastor terheran-heran bagaimana para jemaatnya, baik yang anak-anak, dewasa dan orang tua terjerat dalam narkoba. Akhirnya karena sudah mentok, ia mengambil langkah radikal untuk menangani masalahnya dengan mendatangi langsung bandar narkoba dan “berguru” kepadanya.

    Sang pastor bertanya kepada pengedar, “Bagaimana kiatnya supaya dapat sukses mendekati dan mempengaruhi remaja untuk menjadi pecandu narkoba?”. Dengan enteng si pengedar menjawab “I’m there, you’re not. When these kids go to the school in the morning. I’m there, you’re not. When they come home in the afternoon. I’m there you’re not. When they go to get a loaf of bread for their mim in the afternoon. I’m there you’re not. When they need someone to feel and tough and protected around. I’m there you’re not,. I win you lose. (diartikan sendiri ya)
    intinya kita memang sering kecolongan. kita memang kagetan, tapi tetap saja tidak pernah menyiapkan payung sebelum hujan tiba.
    sebaik-baik penangkal adalah dengan memahami agama. sori rai, panjang kali lebar. habis semangat sih.

    BalasHapus

Terima kasih Untuk meninggalkan jejak disini