Senin, Januari 28, 2008

Selamat Jalan Eyang Jenderal...



Waktu kecil ayah dibelajarin disekolah
tentang bagaimana hebatnya bapak presiden kita Suharto
dalam menumpas PKI, memimpin serangan pajar
dan cerita kepahlawanan2 lainnya.

Seorang anak petani dari desa yg rajin membaca
yang menjadi Presiden Negara terbesar di Asia tenggara

Presiden yang selalu banyak tersenyum itu
dijuluki dengan bapak pembangunan Indonesia,
yang membangun Indonesia dengan tahapan2 REPELITA-nya

Masih ayah ingat sampe sekarang adalah tahap
repelita VI dimana Indonesia akan lepas landas
dalam segala aspek-nya..SANDANG, PANGAN, dan PAPAN

Dalam bayangan ayah masa itu mungkin Indonesia
akan menjadi negara seperti Amerika yang membrantas
musuhnya hanya dengan seorang Rambo...
ato bahkan yang lebih hebat dari itu.



Ayah ga pernah hidup di jaman orde lama,
jadi ga pernah tau gimana situasi dan kondisi waktu itu

Yang ayah tau adalah jaman orde pembangunan..
Jaman dimana kita aman jalan2 dimalam hari,
Jaman berdisiplin yang menyebalkan dengan program P4-nya
dan upacara2 hari besar pahlawan.

Jaman banyak program2 keterampilan dan pelatihan gratis
dan dapet duit yang ayah pernah ikut juga waktu itu.

Jaman Indonesia disegani oleh negara2 tetangga
bahkan ditakuti oleh Amerika
Jaman dimana kapal portugal distop diluar perbatasan RI
Jaman dimana hidup jendral yang katanya bs menghajar
Australia dalam 6jam bila masi rese tentang masalah timor-timur

Jaman dimana Malaysia ga banyak lagak seperti sekarang ini..

Jaman dimana banyak tentara2 petentang-ptenteng sok jagoan,
birokrat2 yg sok penting, dan jaman ga bs ngomong sembarangan..

kekuatan Ekonomi menjadikan landasan pembangunan RI,
dalam pikiran baik beliau mungkin bila perekonomian baik tentunya
tidak banyak lagi tindakan kriminalitas dan radikalisme.

Yah walau bagaimanapun Presiden Suharto juga Manusia biasa..
tentunya kita bs meneladani kebaikan dan semangatnya
untuk membesarkan Indonesia..
dan menjadikan pelajaran kesalahan yang telah dilakukannya

Selamat Jalan Eyang Jenderal..
Kami akan merindukan senyummu..
smoga Amal dan ibadahmu diterima Allah SWT..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih Untuk meninggalkan jejak disini